Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Payung Kenangan

KARYA :Khairil Ansar Musim hujan kembali tiba Kemarau penceklik hanya tinggal nama Lama ku di dalam kamar  Terdengar sayup air mata langit meronta.  lama ku simpan rasa Tidak terasa musim telah berbeda Payung yang telah lama tersimpan akhirnya dia membuka kembali senyumnya yang lebar  Dengan tebaran debu di sekecur badan Dia rela kembali di hujani luka demi menjaga sang tuan Payung yang sudah hilang cerah warnanya Menemani ku dan mempertemukan ku dengan mu Di sudut sekolah kau menunggu reda kala itu Aku datang dengan payungku memberi ceria   Tidak kubiarkan payungku melihat tubuhmu di hujani derita.  Berhari berbulan kau telah menjadi tuan baru bagi payung renta ku.  Aku berhari berbulan menunggu kepastian dari mu Kapan aku bisa berteduh sepayung dengan mu   Hujan telah hilang  Meninggalkan gerimis sebagai kenangan   Hujan telah hilang Kemarau akan datang dengan duka tidak ada sambutan Kau pun pergi selama lama tanpa kata Aku menumpahkan air ...

Postingan Terbaru

Opera Tuhan

Sahabat Jahat